Posts

Showing posts from December, 2011

2011

Hai.
Yang model begini sih sebenernya agak basi, tapi berhubung hampir semua infotainment dan news program di tipi bikin2 kaleidoskop setiap akhir tahun- dan karena menurut gw pribadi, membuat catatan perjalanan selama setahun itu cukup krusial- jadilah tulisan ini hehe.

Malam pergantian tahun 2010 ke 2011 lalu gw lewati dengan, umm gw sendiri lupa sih gimana gw menghabiskannya. Yang jelas ngga party2 gitu karena gw tipe manusia kucrut yang pada dasarnya ngga kuat begadang dan pasti masuk angin kalo keluyuran sampe malem gitu. Payah ya? story of my life.

Tapi ya ngga papa sih karena kan taun lalu keadaan memang sedang memprihatinkan. Gw sedang sibuk belajar dan berdoa demi masa depan yang lebih baik :') dan kalo kata guru agama gw, pergantian tahun baru bukan sesuatu yang harus digede2in juga. Cukup disyukuri sambil berusaha jadi lebih baik setiap harinya, ngga cuma pas malam tahun barunya aja. #bawel

Trus ya udah, hidup gw dari bulan Januari sampe pertengahan April pretty much di…
gundah, jengah
merah, marah ingin teriak padamu berteriak pada masa lalu pada semua yang dulu pada perasaan yang tak perlu kemudian malu
bukannya waktu berlalu untuk sebuah alasan? bahwa dalam hidup, kita memang tak seharusnya berhenti mencari jawaban
sudah jangan lagi cemburu tak usah biru
yang lalu biarlah tetap begitu biar seperti itu  biar kau cepat maju



karena

karena mencintaimu sebenarnya sederhana
tak perlu menunggu kata memberi makna
karena melihatmu membuatku percaya ternyata bahagia bisa jadi milik siapa saja
karena denganmu aku tak perlu jadi siapa-siapa terbang, jatuh, menari, peluh, cantik, lusuh
karena mencintaimu sebenarnya sederhana

oh well

Image

menulis cerita pendek

Jadi tadi siang gw lagi menghabiskan some quality time sama ade gw yang umurnya enam tahun lebih muda dari gw.

Kita ngobrol ngalur ngidul ngga jelas, sampai pada suatu titik gw megang hpnya dan berniat kepo baca semua smsnya. Tapi setelah niat kepo dijalankan ternyata ngga ada sms mencurigakan yang bisa gw aduin ke nyokap. Agak mengecewakan memang.

Trus akhirnya gw iseng baca2 notesnya dia.
Dan setelah gw perhatikan dengan seksama, ternyata semua notes yang ada di hpnya dia itu cerita pendek.

Hasrat untuk ngebaca-dan lalu menertawainya- habis2an pun ngga terbendung lagi...

Gw baca satu cerpen, tentang pengamen kecil yang mau jadi dokter tapi ngga punya biaya. Lumayan mengharukan sih sebenernya, tapi gw tetep ngetawain dia.

Trus ada beberapa cerita percintaan menye menye ala remaja tanggung yang gw yakin inspirasinya dateng dari keseharian ade gw sendiri.

Akhirnya sampai ke satu cerita yang awalnya tentang persahabatan bagai kepompong tapi ternyata akhirnya agak dramatis. Sebenernya gw…

alay

Katanya kan Google itu bisa menjawab pretty much all questions that go through your mind ya?

Yaudah, barusan gw yang tiba-tiba aja kepikiran tentang alay, dengan elegannya mengetik ALAY sebagai keyword dan yaaaah, begitulah, ada banyak link yang muncul, yang di satu sisi menjawab pertanyaan gw tapi di sisi lain malah melahirkan kegundahan-kegundahan baru.

Jadi ceritanya gini :
Hari ini gw kan libur kuliah, trus berhadapanlah gw dengan dua pilihan yang dilematis.
Pertama, nyicil belajar buat UAS.
Kedua, sok lah nonton tv aja seharian.

Dengan alasan bahwa belajar dari sekarang mungkin terlalu dini untuk UAS yang masih taun depan itu, akhirnya gw dengan menyedihkannya memutuskan untuk nonton tv aja sambil bantuin nyokap masak hehe.

Tapi keputusan ini pun menimbulkan dilema baru.
Mau nonton ftv di rcti atau sctv?

Karena Rio Dewanto lagi ngga main akhirnya minat nonton ftv pun luntur.
Gw ganti channel ke SEA MTV berharap lagu-lagu yang akan diputar bisa menghilangkan kegalauan di siang har…

untuk seseorang

Untuk seseorang yang telah mengajarkan kepada saya betapa waktu itu adalah soal relativitas.

Ketika saya menyadari belum genap sembilan puluh hari berlalu sejak pertama kali melihatmu.
Belum ada sebulan sejak kamu secara tak sengaja menjadi bagian dari rutinitas harian saya.

Betapa kamu yang baru saya temui kemarin ini, sepertinya telah saya izinkan untuk menempati ruang istimewa dalam hati saya.
Sekali lagi, ini memang soal relativitas.

Call me old-fashioned, tapi saya percaya bahwa dua orang bisa bertemu karena memang sudah digariskan oleh yang maha kuasa untuk bertemu.

Jadi bukan kebetulan bahwa saya bertemu denganmu lalu merasa aman
merasa ringan,
merasa nyaman.

Seumur hidup saya selalu mencoba mencari makna dari apa yang saya rasakan.
I get stuck in searching for the right word to explain my situation and end up being screwed by so many words in the universe.

Saya selalu dipermainkan oleh kata-kata sampai akhirnya saya bertemu kamu.

Ketika saya sampai pada suatu titik dimana saya …