Untuk Teman Tersayang


Hai kamu yang ku kenal sejak enam tahun yang lalu.

Sudah ratusan kali nampaknya pertanyaan-pertanyaan yang sama ditujukan kepadaku. Kebingungan mereka yang melihat keakraban kita. Tebakan sok tahu mereka yang mengira kita bersaudara. Mengenai inipun aku sungguh hanya bisa tertawa. Lucu ya, kamu yang sesungguhnya sudah ku kenal sejak bertahun-tahun lalu sekarang jadi bagian yang berarti dalam hidupku. Ya, kamu pasti geli membaca kalimat barusan. Kamu mungkin tak percaya bahwa yang barusan ku bilang memang sungguh ku rasakan. Kamu pernah menertawai aku karena menulis belasan surat cinta kampungan untuk si dia yang ku pikir was the one itu, persis di halaman ini juga. Hahaha geli ya. Aku juga malu sih. Malu sekaligus khawatir. Tapi ku rasa kekhawatiran yang sama juga mungkin ada di dalammu, kekhawatiran bahwa aku akan berpaling darimu, ataupun sebaliknya, atau lebih parah lagi jika kita akan saling mengkhianati di kemudian hari. I know we drive each other crazy sometimes, tapi membayangkan aku sengaja melukaimu ataupun sebaliknya rasanya sudah sangat menyakitkan. Jadi mari dalam hati kita sama-sama berjanji untuk bersahabat sampai nanti. Sampai kamu dan aku sudah sama-sama berlabuh pada dua orang pria mengagumkan yang akan mengajarkan kita indahnya kehidupan, indahnya mencintai dan indahnya dicintai :)

Kalau suatu hari aku membuatmu kesal, ingat ya semua kebaikan yang ada pada diriku - yang mungkin tak seberapa jumlahnya. Atau ingat semua kekhawatiran yang pecah diantara kita beberapa bulan kemarin. Atau semua imajinasi indah keliling dunia yang kita rencanakan di masa depan. Atau apapun, bagian menyenangkan dari persahabatan kita yang mungkin masih seumur jagung ini. 

Maaf ya sahabat, kalau salah paham kita yang kemarin terlalu melukaimu. Tak ada niat sama sekali tapi kalau kamu tak percaya, ya aku bisa apa lagi? Tidak ada kata-kata pembelaan yang ingin aku sampaikan, 'cause I know you're wise enough to eventually understand my intention. 

Aku tutup surat ini dengan seribu terima kasih karena sudah membuat pop up cantik untuk hari ulang tahunku dan untuk semua cerita yang pernah dan masih akan kita tulis bersama. Thank you for being such a great friend and making me believe that a real friend sticks around when the others walk away.

It's like you're always stuck in second gear
and it hasn't been your day, your week, your month, or even your year
but, I'll be there for you... when the rain starts to fall
I'll be there for you... like I've been there before
I'll be there for you... 'cause you're there for me too!




Popular posts from this blog

[A Reflection] If We Die, We Die, But First, We Live

When You Know, You Know

I Would Not Have Known