Yang Berhutang Pada Rakyatnya

Sebenarnya saya selalu merasa miris kalau memikirkan masa depan kota kelahiran saya. Rasanya setiap kali bicara soalnya, yang keluar hanya macet, kotor, sumpek, banjir, dan segudang citra buruk rupa lainnya. Tapi doa singkat saya sore ini mudah-mudahan saja dikabulkan olehNya. Semoga Jakarta diberikan kekuatan untuk bertahan dari gempuran orang-orang busuk yang hanya peduli pada kebahagiannya semata. Semoga Jakarta dan orang-orang di dalamnya masih diberikan kekuatan untuk senantiasa berharap akan datangnya perubahan, dan supaya perubahan itu benar akan datang. Semoga kelak yang memimpin Jakarta, kota kelahiran saya dan mungkin kota kelahiran anda, adalah orang yang berhutang pada rakyat yang memilihnya bukan pada partai cupu yang menyokongnya.

where it belongs
Ini ada bacaan menarik yang mencerahkan sore saya, semoga tulisan ini punya efek yang sama dahsyatnya untukmu yang membacanya :)

Popular posts from this blog

[A Reflection] If We Die, We Die, But First, We Live

When You Know, You Know

I Would Not Have Known