sebuah mimpi, paling tidak untuk hari ini

Perempuan ini sesungguhnya merupakan mahasiswa hukum yang sampai detik ini belum kepikiran untuk menjadi praktisi hukum saat sudah lulus nanti. Bukan karena dia pesimis dengan kondisi hukum negaranya, atau kecewa pada moral bangsanya. Apa alasan sebenarnya, perempuan memilih untuk tak bersuara. Yang jelas tidak terbayang di kepalanya untuk duduk sebagai hakim, jaksa, atau malah jadi pengacara - mempraktikan semua ilmu yang dosennya bagi di bangku kuliah sekarang. This woman enrolls in a law school simply as an effort to understand law better. Supaya melek hukum, ujarnya. Bisa jadi ini hanya alasan buatannya semata. Alasannya karena tidak punya cita-cita yang diimpikan dan dikejar oleh ribuan teman-temannya sesama mahasiswa hukum lainnya.

Perempuan ini sejujurnya merasa kagum pada teman-temannya yang sudah mantap ingin menjadi praktisi hukum segera setelah gelar sarjana hukum itu mengikuti nama mereka dalam beberapa tahun ke depan. Atau pada teman-temannya yang sudah menggambar garis tujuan di atas peta, menetapkan beberapa nama sekolah bergengsi tempat mereka bernaung selanjutnya. Perempuan ini ingin punya keyakinan yang semacam itu. Tapi sepertinya yang maha memberi belum mengizinkan keyakinan itu bersemayam di hatinya. Perempuan ini lalu memilih bersabar dan menghibur diri. Mungkin nanti, saat sudah tingkat dua atau tingkat tiga nanti, atau sebelum menyusun skripsi, keyakinan akan dibawa kemana kaki-kaki kecil ini akan datang ke sanubari.



Perempuan ini lalu bercita-cita. Cita-cita yang menjadi penyemangatnya untuk bangun pagi dan datang kuliah setiap hari. Cita-cita yang menemani kehausannya akan ilmu dan semangatnya memperbaiki diri. Paling tidak sampai nanti perempuan ini menemukan jalan lain yang lebih baik untuk mengabdi.

Perempuan ini ingin jadi dosen. Perempuan ini ingin mengajar, mendidik, membimbing, memintarkan, mencerdaskan, menghebatkan. Perempuan ini ingin menjadi bagian bermanfaat-meskipun-kecil dari hidup orang lain.

Dan perempuan itu, saya...

Popular posts from this blog

[A Reflection] If We Die, We Die, But First, We Live

When You Know, You Know

I Would Not Have Known