Yth. Bapak Gordon Ramsay

Selamat pagi Pak Gordon Ramsay J
Maafkan saya Pak, karena lancang menulis surat cinta untuk bapak.
Tenang saja Pak, cinta saya untuk bapak ini bukan cinta yang berani menguasai apalagi ingin memiliki.
Cinta saya ini murni karena bapak dan kecintaan bapak pada apa yang bapak cintai.
Jadi istri bapak tidak perlu khawatir.

Bapak memang tukang masak, tapi jujur saya belum pernah sekalipun liat bapak masak.
Tapi menyaksikan bapak mencaci maki mereka yang tidak bisa masak,
Mendengar semua istilah kuliner aneh yang bapak ceritakan dalam british accent yang kental,
Bahkan cukup dengan menatap bapak dalam jaket putih yang bapak pakai di dapur neraka itu,
Saya yakin bapak memang tukang masak.
Bahwa bapak bisa masak, dan masakan bapak pasti spektakuler.

Ini off the record ya Pak, tapi buat saya pribadi, laki-laki yang bisa masak itu one of the biggest turn-ons J

Sekali lagi maafkan saya Pak, karena surat ini saya tulis dalam bahasa saya yang sudah pasti bapak tidak pahami.
Tapi tidak apa Pak, buat saya tak perlu bapak baca surat ini untuk kemudian bapak pahami.
Cukup bapak rasakan saja getaran misterius namun menyenangkan yang saya coba sampaikan setiap melihat bapak dalam kotak ajaib yang mereka sebut televisi itu.
Terima kasih ya Pak, telah mengajarkan saya untuk mencintai sesuatu yang saya pikir tidak akan pernah bisa saya cintai.

Salam hormat saya untuk bapak, dimanapun bapak berada.

Comments

Popular posts from this blog

The Perks of Being a Member of Working Class

It used to suck

Self Publishing More, Self Editing Later (As You Go On)