Yang Dirindukan

Kepadamu,
Sepasang mata yang senantiasa melihat
Kadang memaksa, tapi selalu penuh cinta


Untuk dua telinga,
Yang kepadanya diceritakan segala kisah
Terus mendengar


Biarkan ia berdendang!
Walau hati menentang, perang


Sudah, diam saja!
Yang penting aku cinta


Karena saat angin tak sanggup lagi bicara


Dalamnya laut,
Tingginya gunung,
pun tak mampu memberi makna


Biarlah,
Biar cinta menjelaskan
bahkan tanpa kata-kata
Kepada yang dirindukan


Betapa jauh dan dekat tak ada bedanya.


0507-0512

Popular posts from this blog

[A Reflection] If We Die, We Die, But First, We Live

When You Know, You Know

I Would Not Have Known